Tes TOEFL sering menjadi salah satu persyaratan untuk mendaftar beasiswa, melanjutkan pendidikan, hingga melamar pekerjaan. Bagi pemula, persiapan tes ini bisa terasa menantang karena ada beberapa materi bahasa Inggris yang perlu dikuasai.
Namun, belajar secara bertahap bisa membantu kamu memahami pola soal dan meningkatkan kemampuan sebelum ujian. Memilih tempat kursus bahasa inggris juga bisa menjadi pertimbangan jika kamu membutuhkan arahan belajar dari pengajar.
Apa yang Perlu Diketahui Sebelum Mengikuti Tes TOEFL?
Sebelum mulai belajar, kenali tujuan tes, jenis TOEFL yang dibutuhkan, dan skor yang harus dicapai. Informasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan materi serta metode belajar yang sesuai.
1. Mengenali Jenis Tes TOEFL
TOEFL merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang digunakan untuk berbagai keperluan akademik dan profesional. Ada beberapa format tes TOEFL dengan bagian ujian dan sistem penilaian yang berbeda.
TOEFL ITP umumnya menguji tiga kemampuan, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Sementara itu, TOEFL iBT mencakup empat keterampilan, yakni reading, listening, speaking, dan writing.
Sebelum mendaftar, pastikan institusi tujuan menerima jenis tes yang akan kamu ikuti. Persyaratan untuk beasiswa, universitas, dan perusahaan bisa berbeda.
2. Menentukan Target Skor
Cari tahu skor minimum yang diminta oleh institusi tujuan. Setelah itu, tetapkan target pribadi berdasarkan kemampuan awal dan waktu belajar yang tersedia. Target yang jelas membantu kamu memprioritaskan materi. Jika skor awal masih jauh dari persyaratan, kamu bisa memperpanjang waktu latihan sebelum mengikuti tes resmi.
Kenali Kemampuan Bahasa Inggris Sebelum Belajar
Memahami kemampuan awal membantu kamu menentukan materi yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Dengan begitu, waktu belajar bisa digunakan untuk memperbaiki kelemahan yang paling berpengaruh terhadap hasil tes.
1. Ikuti Tes Diagnostik
Cobalah mengerjakan latihan TOEFL sebagai langkah awal persiapan tes TOEFL bagi pemula sebelum menyusun jadwal belajar. Gunakan soal yang mengikuti format tes tujuan dan kerjakan sesuai batas waktu yang ditentukan.
Catat jumlah jawaban benar, jenis soal yang sulit, dan waktu yang dibutuhkan. Hasil latihan ini bukan gambaran mutlak skor tes resmi, tetapi bisa menjadi acuan untuk menilai perkembangan belajar.
2. Petakan Kelemahan dan Kelebihan
Periksa hasil latihan berdasarkan setiap bagian ujian. Jika kamu kesulitan memahami percakapan berbahasa Inggris, prioritaskan latihan listening. Jika sering salah memilih bentuk kata kerja, pelajari kembali grammar.
Buat daftar materi yang perlu diperbaiki dan urutkan berdasarkan tingkat kesulitan. Evaluasi kembali hasil latihan setiap minggu agar kamu mengetahui bagian yang sudah dikuasai dan bagian yang masih memerlukan perhatian.
Materi TOEFL yang Harus Dipelajari oleh Pemula
Materi belajar TOEFL sebaiknya mengikuti format ujian yang akan diambil. Bagi peserta TOEFL ITP, tiga bagian utama yang perlu dipelajari adalah listening, structure and written expression, serta reading.
1. Listening Comprehension
Listening Comprehension menguji kemampuan memahami percakapan dan informasi lisan dalam bahasa Inggris. Dalam persiapan tes TOEFL bagi pemula, biasakan mendengarkan dialog pendek, mencatat gagasan utama, dan mengenali kata kunci.
Gunakan audio berbahasa Inggris secara rutin, lalu kerjakan latihan soal untuk mengukur pemahaman. Perhatikan maksud pembicara, informasi penting, dan hubungan antar pernyataan. Hindari menerjemahkan setiap kata karena bisa membuatmu tertinggal saat audio berlanjut. Tingkatkan kesulitan latihan secara bertahap.
2. Structure and Written Expression
Structure and Written Expression menguji pemahaman tata bahasa Inggris, termasuk susunan kalimat dan penggunaan bentuk kata yang tepat. Pelajari materi dasar seperti tenses, subject-verb agreement, pronouns, clauses, dan parts of speech.
Kerjakan latihan soal berdasarkan setiap topik, kemudian periksa alasan jawaban benar maupun salah. Cara ini membantu kamu memahami pola grammar yang sering muncul dalam TOEFL. Catat kesalahan yang berulang agar materi tersebut bisa dipelajari kembali sebelum mengikuti tes.
3. Reading Comprehension
Reading Comprehension menguji kemampuan memahami teks berbahasa Inggris, mulai dari gagasan utama hingga informasi spesifik. Untuk meningkatkan kemampuan membaca, biasakan mempelajari teks bertema pendidikan, sains, dan lingkungan.
Latih teknik skimming untuk menemukan inti bacaan serta scanning untuk mencari informasi tertentu. Tambahkan kosakata baru ke dalam catatan belajar dan pahami penggunaannya dalam kalimat. Kerjakan latihan dengan batas waktu agar kamu terbiasa mengatur waktu sekaligus meningkatkan ketepatan menjawab soal TOEFL.
Cara Mempersiapkan Tes TOEFL bagi Pemula
Mempersiapkan TOEFL membutuhkan jadwal belajar yang konsisten, latihan soal, dan evaluasi berkala. Dalam persiapan tes TOEFL bagi pemula, fokuslah pada materi yang masih sulit dikuasai agar waktu belajar lebih terarah.
Sesuaikan metode belajar dengan target skor dan jenis tes yang akan diikuti. Beberapa langkah yang bisa kamu terapkan meliputi:
- Buat jadwal belajar: Sisihkan 30–60 menit setiap hari untuk mempelajari listening, grammar, dan reading secara bergantian.
- Latihan soal secara rutin: Gunakan materi yang sesuai dengan format TOEFL dan periksa setiap kesalahan untuk memahami konsepnya.
- Catat perkembangan: Rekam hasil latihan agar kamu mengetahui materi yang sudah dikuasai dan yang perlu diulang.
- Lakukan simulasi tes: Kerjakan soal dengan batas waktu untuk melatih ketepatan menjawab dan pengelolaan waktu sebelum ujian sesungguhnya.
Kapan Sebaiknya Mengikuti Kursus Persiapan TOEFL?
Belajar mandiri bisa menjadi langkah awal untuk mengenal format TOEFL. Namun, mengikuti kursus bisa dipertimbangkan ketika kamu membutuhkan arahan belajar yang lebih terstruktur, terutama jika memiliki target skor dan tenggat waktu tertentu. Pengajar dapat membantu menjelaskan materi yang sulit, mengevaluasi hasil latihan, serta memberikan strategi mengerjakan soal sesuai format tes.
Kursus persiapan TOEFL juga sesuai bagi kamu yang sedang mempersiapkan beasiswa, pendaftaran universitas, atau persyaratan pekerjaan. Sebelum memilih program, periksa materi yang diajarkan, metode pembelajaran, jadwal kelas, dan kesesuaiannya dengan jenis TOEFL yang akan diikuti. Dengan pertimbangan tersebut, kamu bisa memilih program belajar yang mendukung target skor.
FAQ
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar TOEFL?
Durasi belajar bergantung pada kemampuan awal, target skor, dan waktu latihan setiap hari. Mulailah dengan tes diagnostik, kemudian susun jadwal belajar dan evaluasi perkembangan secara berkala.
Apakah pemula bisa belajar TOEFL secara mandiri?
Bisa. Kamu bisa memulai dengan mempelajari format tes, menguasai grammar dasar, mendengarkan audio bahasa Inggris, dan berlatih membaca teks. Jika mengalami kesulitan yang berulang, pertimbangkan bimbingan pengajar.
Apakah TOEFL ITP dan TOEFL iBT memiliki materi yang sama?
Keduanya menguji kemampuan bahasa Inggris, tetapi format dan keterampilan yang dinilai berbeda. TOEFL ITP umumnya mencakup listening, structure and written expression, serta reading. TOEFL iBT mencakup reading, listening, speaking, dan writing. Pilih tes sesuai persyaratan institusi tujuan.
Mulai Persiapan TOEFL dengan Langkah yang Tepat
Mempersiapkan TOEFL bagi pemula membutuhkan pemahaman format ujian, penguasaan materi dasar, dan latihan yang konsisten. Mulailah dengan mengukur kemampuan awal, menetapkan target skor, kemudian mengevaluasi hasil latihan secara berkala.
Jika kamu membutuhkan arahan belajar yang lebih terstruktur, pertimbangkan kursus persiapan toefl dari Lembaga Bahasa Lia. Pelajari informasi programnya untuk mengetahui materi, metode pembelajaran, dan ketentuan kursus yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Views: 5