lblia.com

7 Cara Mendapatkan Skor TOEFL Tinggi dan Tembus Target

Mendapatkan skor TOEFL tinggi membutuhkan persiapan yang konsisten, pemahaman format tes, dan strategi menjawab soal yang tepat. Baik untuk beasiswa, kuliah di luar negeri, maupun melamar pekerjaan, kemampuan bahasa Inggris perlu dilatih sesuai kebutuhan ujian.

Jika ingin meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tes, memilih tempat kursus bahasa inggris bisa menjadi salah satu langkah untuk mendapatkan arahan belajar yang sesuai dengan target.

7 Cara Mendapatkan Skor TOEFL Tinggi

Persiapan TOEFL sebaiknya dimulai dengan mengenali kemampuan awal dan menentukan target skor. Setiap peserta memiliki tantangan berbeda, mulai dari keterbatasan kosakata hingga kesulitan memahami audio berbahasa Inggris. Tujuh strategi berikut bisa diterapkan untuk membantu proses belajar lebih terarah.

1. Pahami Jenis dan Format Tes TOEFL

Langkah pertama adalah mengenali jenis TOEFL yang akan diikuti. TOEFL ITP dan TOEFL iBT memiliki format, komponen ujian, serta tujuan penggunaan skor yang berbeda. TOEFL ITP umumnya menguji listening comprehension, structure and written expression, serta reading comprehension. Sementara itu, TOEFL iBT menguji reading, listening, speaking, dan writing dengan format yang diperbarui pada Januari 2026.

Memahami format ujian membantu kamu memilih materi latihan yang sesuai. Cari tahu jumlah bagian tes, jenis pertanyaan, alokasi waktu, dan sistem penilaiannya. Periksa pula persyaratan dari kampus, penyedia beasiswa, atau perusahaan yang dituju agar tidak salah memilih jenis tes.

2. Tentukan Target Skor dan Ukur Kemampuan Awal

Sebelum mulai belajar, tentukan skor yang dibutuhkan sesuai tujuan. Jika TOEFL menjadi persyaratan beasiswa, misalnya, periksa batas skor yang ditetapkan penyelenggara. Setelah itu, kerjakan tes diagnostik untuk mengetahui kemampuan awal.

Hasil tes awal membantu menunjukkan bagian yang perlu mendapat perhatian lebih. Jika nilai reading sudah cukup baik, sedangkan listening masih rendah, alokasikan waktu latihan lebih banyak untuk memahami percakapan dan informasi lisan.

Catat hasil latihan dalam tabel sederhana yang memuat tanggal, skor, jenis soal, dan kesalahan yang ditemukan. Evaluasi setiap minggu untuk melihat perkembangan. Dengan target yang terukur, cara mendapatkan skor TOEFL tinggi bisa disusun berdasarkan kebutuhan pribadi, bukan hanya mengikuti jadwal belajar orang lain.

3. Latih Listening dengan Audio Berbahasa Inggris

Listening sering menjadi tantangan karena peserta harus memahami informasi yang disampaikan dalam bahasa Inggris dengan kecepatan tertentu. Untuk meningkatkan kemampuan ini, biasakan mendengarkan percakapan, wawancara, berita, dan materi akademik berbahasa Inggris.

Mulailah dengan audio berdurasi pendek. Dengarkan satu kali untuk memahami gagasan utama, kemudian dengarkan kembali untuk menangkap detail, tujuan pembicara, dan hubungan antar informasi. Catat kata kunci tanpa berusaha menulis seluruh percakapan.

Gunakan latihan sesuai format TOEFL yang dipilih. Pada TOEFL ITP, fokuskan latihan pada percakapan dan monolog yang diikuti pertanyaan. Untuk TOEFL iBT, pelajari tipe audio yang sesuai dengan format terbaru. Evaluasi jawaban yang salah dengan memeriksa bagian audio yang memuat informasi penting.

4. Tingkatkan Reading dan Penguasaan Kosakata

Kemampuan reading tidak hanya berkaitan dengan kecepatan membaca, tetapi juga pemahaman isi teks. Peserta perlu mengenali gagasan utama, menemukan informasi spesifik, memahami makna kata berdasarkan konteks, dan menarik kesimpulan. Kemampuan ini menjadi salah satu aspek penting dalam cara mendapatkan skor TOEFL tinggi, terutama pada bagian reading comprehension.

Latih kemampuan tersebut dengan membaca artikel berbahasa Inggris bertema pendidikan, sains, dan isu sosial. Setelah membaca, tuliskan gagasan utama dalam satu atau dua kalimat. Cara ini membantu melatih pemahaman tanpa harus menerjemahkan setiap kata.

Buat daftar kosakata baru yang berisi arti, contoh kalimat, dan sinonim jika diperlukan. Pelajari kembali kata-kata tersebut secara berkala. Saat mengerjakan soal, baca pertanyaan terlebih dahulu untuk mengetahui informasi yang perlu dicari. Jika menemukan soal sulit, lanjutkan ke soal berikutnya dan kembali lagi setelah menyelesaikan pertanyaan yang lebih mudah.

5. Kuasai Grammar dan Struktur Kalimat

Grammar berperan penting dalam TOEFL ITP, terutama pada bagian structure and written expression. Pemahaman tata bahasa juga mendukung kemampuan membaca dan menulis dalam bahasa Inggris.

Pelajari materi secara bertahap, mulai dari subject-verb agreement, tenses, pronouns, clauses, hingga parallel structure. Jangan hanya menghafal rumus. Perhatikan alasan suatu pilihan jawaban benar dan kesalahan yang membuat pilihan lain kurang tepat.

Kerjakan latihan berdasarkan satu topik sebelum beralih ke topik berikutnya. Misalnya, selesaikan latihan subject-verb agreement, periksa hasilnya, lalu catat pola kesalahan yang berulang. Setelah memahami konsep dasar, gabungkan beberapa materi dalam latihan campuran.

Jika mengikuti TOEFL iBT, sesuaikan latihan grammar dengan jenis tugas terbaru, termasuk menyusun kalimat dan menulis respons. Pendekatan ini membantu kamu memahami penggunaan tata bahasa dalam konteks ujian yang sebenarnya.

6. Buat Jadwal Belajar dan Evaluasi Secara Rutin

Belajar dalam waktu singkat setiap hari sering lebih mudah dipertahankan daripada belajar berjam-jam tanpa jadwal yang jelas. Susun jadwal berdasarkan waktu yang tersedia dan bagian tes yang masih perlu ditingkatkan.

Sebagai contoh, kamu bisa membagi waktu belajar selama satu minggu seperti berikut:

  • Senin dan Rabu untuk listening.
  • Selasa dan Kamis untuk reading serta kosakata.
  • Jumat untuk grammar dan latihan structure.
  • Sabtu untuk simulasi tes.
  • Minggu untuk mengevaluasi hasil dan mengulang materi yang belum dikuasai.

Sesuaikan pembagian tersebut dengan format TOEFL yang akan diikuti. Untuk TOEFL iBT, sisihkan waktu khusus bagi speaking dan writing. Evaluasi mingguan penting agar kamu mengetahui apakah metode belajar yang digunakan sudah membantu meningkatkan hasil latihan.

7. Kerjakan Simulasi Tes dengan Batas Waktu

Latihan soal tanpa batas waktu belum cukup untuk mengukur kesiapan menghadapi ujian. Simulasi tes atau mock test membantu membiasakan diri dengan format pertanyaan, tekanan waktu, dan konsentrasi selama ujian. Latihan ini juga menjadi salah satu cara mendapatkan skor TOEFL tinggi karena membantu mengukur kesiapan sekaligus mengenali bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Gunakan sumber latihan yang sesuai dengan jenis TOEFL. ETS menyediakan contoh tes dan materi persiapan TOEFL iBT yang bisa digunakan untuk mengenali format ujian. Untuk TOEFL ITP, pilih materi latihan yang sesuai dengan komponen tes tersebut.

Kerjakan simulasi dalam kondisi menyerupai ujian sesungguhnya. Setelah selesai, periksa jawaban dan kelompokkan kesalahan berdasarkan penyebabnya, misalnya kurang memahami kosakata, salah membaca pertanyaan, atau kehabisan waktu.

Jangan hanya mengejar jumlah soal yang selesai dikerjakan. Perhatikan pola kesalahan dan gunakan hasil evaluasi untuk menentukan materi latihan berikutnya. Ulangi simulasi secara berkala untuk memantau perkembangan skor.

Kapan Sebaiknya Mengikuti Kursus Persiapan TOEFL?

Belajar mandiri bisa menjadi pilihan, terutama jika kamu memiliki disiplin belajar yang baik dan mampu mengevaluasi hasil latihan. Namun, ada kondisi ketika bimbingan dari pengajar membantu proses persiapan menjadi lebih terarah.

1. Ketika Skor Latihan Belum Mencapai Target

Jika hasil simulasi tidak banyak berubah meskipun sudah rutin belajar, kamu mungkin perlu mengevaluasi metode yang digunakan. Pengajar bisa membantu mengenali kelemahan, menjelaskan materi yang belum dipahami, dan memberikan latihan sesuai kebutuhan.

2. Ketika Membutuhkan Arahan dan Evaluasi

Kursus persiapan TOEFL cocok bagi peserta yang kesulitan menyusun jadwal, memahami pola soal, atau menentukan prioritas belajar. Pembelajaran bersama pengajar juga memberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mendapatkan umpan balik secara berkala.

Lembaga Bahasa LIA menyediakan program persiapan TOEFL ITP yang mencakup latihan listening, structure, dan reading, disertai pembahasan soal serta evaluasi kemajuan belajar. Pilihan ini bisa dipertimbangkan oleh peserta yang ingin mempersiapkan TOEFL ITP dengan arahan pengajar. Pastikan program yang dipilih sesuai dengan jenis tes dan target skor.

FAQ Seputar Persiapan TOEFL

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mendapatkan Skor TOEFL Tinggi?

Waktu persiapan bergantung pada kemampuan awal, target skor, dan konsistensi belajar. Sebagian peserta membutuhkan beberapa minggu, sedangkan peserta lain memerlukan beberapa bulan. Gunakan hasil tes diagnostik untuk menentukan durasi belajar yang realistis.

Apakah Belajar TOEFL Bisa Dilakukan Secara Otodidak?

Bisa. Kamu bisa menggunakan buku latihan, materi audio, contoh soal, dan simulasi tes. Namun, evaluasi mandiri perlu dilakukan secara konsisten agar kesalahan yang sama tidak terus berulang.

Bagian TOEFL Mana yang Sebaiknya Dipelajari Terlebih Dahulu?

Mulailah dari hasil tes diagnostik. Jika mengikuti TOEFL ITP, evaluasi listening, structure, dan reading. Jika mengikuti TOEFL iBT, periksa kemampuan reading, listening, speaking, dan writing. Prioritaskan bagian yang paling membutuhkan peningkatan.

Apakah Mengikuti Kursus Menjamin Skor TOEFL Tinggi?

Tidak ada kursus yang bisa menjamin skor tertentu. Hasil tes dipengaruhi kemampuan awal, kualitas latihan, konsistensi belajar, dan kesiapan saat ujian. Kursus bisa membantu melalui arahan belajar, pembahasan soal, dan evaluasi berkala.

Siapkan TOEFL dengan Strategi yang Tepat

Meningkatkan skor TOEFL membutuhkan latihan rutin, evaluasi kesalahan, dan pemahaman format ujian yang sesuai dengan kebutuhan. Mulailah dengan tes diagnostik, susun target yang realistis, lalu tingkatkan kemampuan secara bertahap.

Jika kamu membutuhkan bimbingan untuk mempersiapkan TOEFL ITP, pertimbangkan kursus persiapan toefl dari Lembaga Bahasa LIA. Pelajari program, materi, dan ketentuan yang tersedia agar kamu bisa memilih persiapan yang sesuai dengan target skor dan kebutuhan tes.

Views: 4