Gembira itu Merdeka

Gembira itu Merdeka

 

Judul di atas diambil dari penggalan lirik lagu anak-anak berjudul “Gembira” ciptaan H. Mutahar. Memangnya makna gembira itu sama dengan merdeka ya? Well, yang jelas, orang yang tidak merdeka tidak akan bisa merasakan gembira. Merdeka itu apa? Kok jadi bolak-balik aja nih? Menurut KBBI online, arti kata mer∙de∙ka /merdeka/ 1. bebas (dari perhambaan, penjajahan, dsb.); berdiri sendiri; 2. tidak terkena atau lepas dari tuntutan; 3. tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa.

Sebegitu pentingnya menjadi merdeka, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI saat ini, Nadiem Makarim, menginisiasi sebuah kebijakan pendidikan nasional yang diberi nama “Merdeka Belajar”, yang ingin menciptakan suasana belajar yang bahagia, baik bagi murid maupun para guru. Tapi tulisan ini tidak akan membahas hal itu, terlalu berat…..…biar mas menteri saja….

Karena kita sedang merayakan our country’s Independence Day, yuk kita membicarakan saja apa yang bisa kita lakukan untuk menjadi pembelajar yang independen, atau independent learner. Arti kata independen dalam KBBI online kurang lebih sama dengan arti kata merdeka, yaitu yang berdiri sendiri; yang berjiwa bebas; tidak terikat pada pihak lain.

Kalau independent learner itu apa? Secara singkat dan sederhananya, independent learner adalah seorang pembelajar yang memahami bahwa dialah yang bertanggungjawab atas pembelajarannya sendiri. Lalu bagaimana caranya supaya bisa jadi pembelajar yang independen? Yuk kita lakukan hal-hal berikut ini:

1. Tetaplah belajar bahkan ketika sedang tidak ingin

Nonton secara marathon satu season “Itaewon Class” dalam dua hari mungkin lebih menarik daripada mengerjakan PR Integral Trigonometri atau menulis esai tentang ketimpangan sosial. Walaupun perilaku menunda pekerjaan yang sedang tidak ingin kita lakukan adalah hal yang wajar dan setiap orang pasti pernah melakukannya, tapi seorang independent learner belajar untuk bisa mengontrol hal tersebut.

2. Yakin bisa menjadi lebih cerdas

Seorang independent learner meyakini bahwa tingkat kecerdasannya dapat ditingkatkan. Caranya? Kerja keras, tekun, dan belajar dengan menggunakan teknik yang benar.  

3. Jangan hanya mengandalkan buku pelajaran atau textbook  

Pernahkah kamu tidak memahami penjelasan atas suatu hal di buku pelajaran atau textbook mu? Jangan di-skip ya. Coba cari penjelasannya dari sumber lain, secara online misalnya. Saat ini banyak sekali materi pelajaran sekolah lengkap dengan penjelasannya yang diunggah ke Internet, baik dalam bentuk teks dan grafis maupun dalam bentuk video. Demikian juga bagi kamu yang sudah duduk di bangku kuliah, bila belum memahami sebuah teori yang dijelaskan di satu textbook, bacalah referensi lain sampai kamu bisa memahaminya.

4. Tahu kapan saatnya untuk mencari bantuan

Seorang pembelajar yang independen tahu arti penting dari kemampuan menyelesaikan tugas secara mandiri. Tapi, mintalah bantuan ketika kamu sudah berusaha semampumu namun tetap masih kesulitan menyelesaikannya. Meminta bantuan bukanlah sebuah kelemahan, lho. Terutama untuk mengasah keterampilan, manfaatkan tempat-tempat kursus untuk membantumu menjadi mahir di bidang tertentu, seperti kursus bahasa Inggris, kursus public speaking, dan sebagainya. Bergabunglah dan manfaatkan kesempatan seluas-luasnya untuk bertanya dan meminta bantuan dari tutor di sana.

5. Menghitung mundur waktu

Dalam menyelesaikan tugas-tugasnya seorang independent learner membuat jadwal penyelesaian tugas dengan cara hitung mundur. Misalnya begini, kamu harus menyerahkan paper pada tanggal tertentu. Tenggat waktu itulah yang kamu jadikan awal perhitungan mundur sehingga kamu tahu kapan harus mulai menulis, kapan draft pertama sudah harus selesai, dan kapan harus menyerahkannya. Dengan begini kamu tidak akan mendadak panik karena baru ingat bahwa esok adalah deadline penyerahan tugas sementara kamu bahkan belum mengerjakan apapun.   

6. Buat catatan yang rapi dan efektif

Membuat catatan yang rapi bukan berarti tulisan tanganmu harus indah. Kamu hanya perlu memastikan bahwa tulisanmu teratur, tidak berantakan, apalagi tercecer dalam lembaran-lembaran kertas yang mudah hilang. Setiap orang punya cara yang berbeda-beda dalam membuat catatan yang efektif baginya. Kamu bisa menonton banyak video di Youtube, baik yang berbahasa Inggris maupun Indonesia, mengenai bagaimana cara membuat catatan yang rapi dan efektif. Gunakanlah cara-cara yang kamu rasa paling pas untukmu.   

7. Mau mencoba teknik belajar yang baru

Tidak semua topik pelajaran bisa dikuasai dengan teknik belajar yang sama. Pembelajar yang independen selalu mengevaluasi apakah teknik belajar mereka sudah efektif untuk menguasai suatu topik pelajaran tertentu, atau belum.

Misalnya, dalam suatu topik pelajaran dimana kamu harus banyak mempelajari definisi dari istilah-istilah, menggunakan flashcard mungkin adalah cara yang efektif. Pada pelajaran yang lain, mungkin cara yang efektif untuk memahami sebuah konsep adalah dengan membuat ringkasan materinya. Intinya, jangan bertahan hanya pada satu kebiasaan atau metode belajar yang sama terus-menerus.   

8. Sengaja belajar, sengaja bersantai

Maksudnya begini, kamu mungkin saja menghabiskan dua jam untuk belajar tapi setengah dari waktu itu kamu pakai untuk memainkan telepon selularmu.  Seorang independent learner akan memilih menghabiskan satu jam untuk belajar tanpa gangguan, lalu menghabiskan satu jam untuk bersantai tanpa rasa bersalah.

Kalau kamu menggunakan waktu belajarmu dengan produktif dan bebas gangguan, kamu akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk melakukan hal lain yang juga ingin kamu lakukan.  

9. Mintalah feedback dan perbaiki

Memang tidak semua tugas yang kita serahkan ke guru atau dosen akan mendapatkan feedback yang cukup detil, tapi ada baiknya bila kamu memintanya. Ini menunjukkan bahwa kamu memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar. Guru atau dosenmu pasti akan menghargainya. Lalu, cobalah memperbaikinya sesuai dengan feedback yang telah diberikan. Pastikan kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama ya…

Bonus: Lakukan perjalananmu dengan GEMBIRA!

Perjalanan untuk mencapai tujuan dan cita-citamu mungkin tidak selalu lurus dan mulus. Ups and downs adalah hal yang biasa. Ketika kamu merasa down, jangan berlama-lama ya. Yakinlah bahwa kerja keras dan rasa lelahmu saat ini akan terbayar lunas di masa depan!

 

Freedom is hard to get, but we were blessed to have it. Let’s appreciate everything we have and celebrate the great miracle of freedom. Happy Independence Day!      

Merdeka, Gembiralah!!

>
Send this to a friend