lblia.com

7 Tips Belajar Bahasa Inggris Secara Self-Study

“In learning a language, it is attitude, not aptitude, that determines success.” – Steve Kaufmann

Banyak pembelajar Bahasa Inggris yang merasa bimbang untuk belajar secara mandiri, hal ini karena self-study membutuhkan komitmen kuat dan disiplin tinggi. Tapi seperti usaha keras lainnya, hal ini akan terasa lebih mudah dilakukan seiring dengan berjalannya waktu.

Self-study, ketika dilakukan dengan benar, adalah metode belajar yang sangat efektif sehingga bisa membantu dalam persiapan tes atau bahkan mempelajari hal baru sama sekali. Bagian terbaiknya adalah kamu bisa belajar dengan kecepatan yang kamu tentukan sendiri tanpa harus bergantung pada target penyelesaian dari instruktur, atau kemajuan yang dicapai oleh teman-teman sekelas.

Ketika kamu belajar Bahasa Inggris secara selfstudy, sedikit banyak akan tercipta motivasi dalam diri kamu untuk membuktikan bahwa kamu bisa belajar secara mandiri. Jika kamu bisa mempertahankan motivasi ini secara konsisten, kesuksesan dalam belajar Bahasa Inggris tidak akan sulit untuk dicapai.

Untuk lebih memastikan kesuksesanmu dalam belajar Bahasa Inggris secara self-study, berikut adalah 7 tips yang bisa kamu ikuti:

1. Buatlah rencana self-study yang realistis sebelum memulai

Membuat rencana adalah bagian yang paling penting untuk mencapai tujuan pembelajaran apapun, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Seperti memulai sebuah perjalanan, kamu perlu tahu darimana kamu harus memulai, kemana tujuanmu, dan bagaimana mencapai titik B dari titik A. Jika kamu memulai proses selfstudy tanpa terlebih dahulu membuat peta jalan, menabrak penghalang apapun dalam perjalanan bisa membuatmu merasa tersesat dan frustrasi.

Agar kamu bisa membuat rencana yang solid dan menetapkan tujuan dengan jelas, coba terapkan elemen S.M.A.R.T pada tujuan pembelajaran Bahasa Inggrismu. S.M.A.R.T adalah singkatan dari:

  • Specific (Spesifik)
  • Measurable (Dapat diukur)
  • Attainable (Dapat dicapai)
  • Relevant (Relevan)
  • Time-bound (Berbatas waktu)

Penjelasannya begini, alih-alih mengatakan “Saya mau belajar Bahasa Inggris” (Apa yang kamu maksud dengan “belajar”? Kapan? Untuk tujuan apa?), kamu bisa mengatakan, “Saya akan berlatih menulis untuk Writing Task 1 IELTS setiap hari Senin dan Kamis, masing-masing selama 30 menit untuk 2 bulan ke depan.” Bisa lihat bedanya?

2. Ciptakan lingkungan yang memaksimalkan input dan output Bahasa Inggris

Ganti semua bahasa di gawaimu dengan Bahasa Inggris. Beberapa jam dalam sehari sebagian besar dari kita pastilah menatap berbagai layar gawai. Mengubah tampilan bahasa di gawai kita bisa secara signifikan meningkatkan paparan kita atas bahasa target. Memang peningkatan ini adalah input membaca yang sifatnya pasif, bukan output bicara aktif (yang merupakan aktivitas bahasa terpenting), but hey, every little bit helps!

Berikutnya, kamu bisa memasang label dalam Bahasa Inggris di rumah atau kantor pada barang-barang sekitar. Ini memang bukan ide baru, tapi tetap berguna. Bedanya dengan cara yang di atas adalah, pelabelan barang-barang ini akan memberi input yang tidak terlalu tech-centric, yang artinya kamu akan belajar banyak kosakata yang berguna untuk sehari-hari dan pastinya sangat bermanfaat ketika kamu berpergian atau bahkan tinggal di luar negeri.

3. Selfstudy tidak selalu berarti belajar sendirian

Setelah kamu menerapkan S.M.A.R.T pada tujuan pembelajaran bahasa Inggrismu dan menciptakan lingkungan yang mendukung, bisa jadi kamu masih merasa memerlukan suatu program pembelajaran Bahasa Inggris yang fleksibel dari segi waktu karena tidak terikat dengan waktu belajar yang kaku, tetapi tetap terukur dengan baik dari segi materinya. 

Kamu bisa mengambil program digital learning yang dilakukan melalui metode pembelajaran mandiri penuh yang disediakan oleh Lembaga Bahasa Inggris terpercaya. Program digital learning ini dapat diakses kapan dan dimana saja. Program ini biasanya terdiri dari berbagai tujuan belajar, dan pesertanya dapat memilih durasi yang diinginkan sesuai kebutuhan belajarnya.  

4. Motivasi diri dengan kegiatan belajar yang menyenangkan

Selain belajar Bahasa Inggris secara mandiri menggunakan materi digital learning yang tersedia, kamu juga dapat mengkombinasikannya dengan kegiatan belajar yang menyenangkan, yang erat kaitannya dengan Bahasa Inggris. Bagian yang membuat belajar bahasa menjadi menyenangkan adalah ketika kita melakukan hal-hal yang membawa kesenangan dan kepuasan, dalam bahasa yang sedang kita pelajari.

Lihatlah pembelajaran bahasa sebagai sebuah petualangan, bukan tugas. Daripada mengatakan kepada dirimu sendiri “Saya harus belajar Bahasa Inggris hari ini” coba gunakan sedikit silat linguistik. Katakan, “Saya bisa belajar Bahasa Inggris hari ini.” Yes, perubahannya sedikit, tapi bisa memiliki efek yang signifikan terhadap pandanganmu dan kemungkinanmu untuk tetap belajar hari demi hari. Ingatlah bahwa bahasa adalah pintu menuju daratan baru, budaya baru, makanan baru, musik baru, dan mungkin kisah cinta baru hehehe… Menit-menit yang kamu pergunakan hari ini, bisa mendatangkan bertahun-tahun kesenangan di sepanjang perjalananmu.

5. Catatlah kemajuanmu

Ukur kemajuanmu dalam jam, bukan tahun. Sebagian besar orang berasumsi bahwa akan butuh tahunan untuk belajar Bahasa Inggris. Dan memang sebagian besar orang membutuhkan beberapa tahun untuk bisa sampai pada kemampuan bercakap-cakap dengan fasih dalam Bahasa Inggris. Tapi hal ini karena sebagian besar orang hanya menginvestasikan waktunya dalam hitungan beberapa jam saja (bahkan beberapa menit!) di setiap minggunya.

Jika kamu membuat belajar Bahasa Inggris sebagai prioritas nomor satu dan menggunakan paling tidak satu jam per hari, kamu akan bisa mencapai kefasihan yang kamu inginkan dalam waktu yang jauh lebih cepat.

Cobalah untuk selalu mencatat berapa jam setiap harinya yang kamu gunakan secara aktif untuk belajar Bahasa Inggris. Jika kamu tidak mengalami peningkatan secepat yang kamu inginkan, sangat mungkin jawabannya adalah karena kamu tidak mengalokasikan waktu yang cukup setiap minggunya. Tetapi jika kamu tidak mengukurnya, kamu tidak akan tahu. Mungkin kamu akan merasa sudah menginvestasikan waktu yang banyak, padahal bisa jadi hanya sedikit.

Hal berikutnya yang dapat kamu lakukan adalah merekam dirimu sedang berbicara dalam Bahasa Inggris paling tidak sebulan sekali. Banyak cara untuk mengukur kemajuanmu, tapi berbicara tanpa naskah, adalah tes terbaik atas tingkat kecakapanmu dalam suatu bahasa asing. Sebulan sekali adalah interval waktu yang cukup untuk mengukur kemajuan yang telah kamu capai.

Walaupun kemampuan berbicara adalah tujuan utama bagi sebagian besar pembelajar bahasa asing, keterampilan menulis sebaiknya tidak diabaikan. Membuat jurnal harian dalam Bahasa Inggris adalah cara yang baik untuk meningkatkan kepandaian dalam mengolah kata sekaligus mengukur kemajuan dari waktu ke waktu. Jurnalmu tidak perlu berisi kalimat-kalimat indah yang mengalir bagaikan prosa. Kamu hanya perlu menulis secara harian. Beberapa bulan setelahnya, kamu bisa meninjau kembali apa yang sudah kamu tulis. Percayalah, kamu akan takjub atas perkembangan yang kamu capai. 

6. Ambillah Tes Kecakapan Bahasa Inggris pada berbagai tahap pembelajaranmu

Kalau kamu tipe orang yang membutuhkan bukti yang rock-solid bahwa kamu memang sudah mengalami kemajuan dalam pembelajaranmu, ambillah tes Bahasa Inggris sepanjang perjalanan pembelajaranmu, baik secara daring atau luring dari lembaga penyedia tes Bahasa Inggris yang terpercaya.

Kamu bisa mengambil tes sebelum memulai selfstudy dan mengambil tes kembali pada interval waktu yang kamu tetapkan sendiri, sampai pada akhir dari periode pembelajaran yang juga telah kamu tetapkan sendiri dengan S.M.A.R.T. Dengan mengambil tes kecakapan Bahasa Inggris, kamu bisa membandingkan skormu pada tiap tahap dan melihat bagaimana kamu telah berkembang.   

7. Hadiahi dirimu karena telah menunjukkan komitmen yang kuat dan disiplin yang tinggi pada pembelajaran Bahasa Inggrismu

Menghadiahi diri sendiri secara konsisten sepanjang perjalanan pembelajaran Bahasa Inggrismu adalah bagian yang tidak kalah penting. Menjadi pembelajar mandiri bukan hal yang mudah, jadi ketika kamu berhasil menjalankannya, hal itu sangat mengagumkan. Give yourself a break, treat yourself, and pride yourself on your work!

2 thoughts on “7 Tips Belajar Bahasa Inggris Secara Self-Study

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Send this to a friend