lblia.com

Cara Membantu Anak Anda Belajar Bahasa Inggris dengan Lebih Cepat – 5 Tips

Sungguh menakjubkan mengetahui fakta bahwa umumnya anak-anak terlahir dengan kemampuan belajar bahasa yang baik. Mereka tidak terlahir dalam keadaan mahir berbicara atau berbahasa apapun. Mereka hadir ke dunia bagai lembaran kertas kosong yang hanya mampu membuat 40 bunyi-bunyian, dan dari itu mereka akhirnya mampu belajar dan berbicara dalam bahasa manapun.

Anda mungkin juga sudah mendengar bahwa sangatlah mudah bagi seorang anak untuk belajar dan menjadi fasih dalam berbahasa asing, seperti bahasa Inggris misalnya. Sepertinya sungguh mudah bagi mereka untuk belajar bahasa Inggris jika kita bandingkan dengan orang dewasa yang belajar bahasa Inggris.

Jika Anda pernah belajar bahasa Inggris setelah dewasa, Anda mungkin belajar melalui berbagai kelas, tes, atau bahkan dengan mengikuti summer program atau immersion program di negara berbahasa Inggris. Namun sering kali Anda tetap merasa belum begitu fasih. Di lain pihak, anak-anak bisa menjadi fasih dengan jauh lebih mudah, terutama jika mereka memulainya di usia yang cukup muda.        

Bukan rahasia lagi bahwa mempelajari bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya bisa benar-benar membantu putra-putri kita mendapatkan kesempatan yang lebih luas di masa depan mereka. Sebagian dari manfaat luar biasa yang bisa mereka dapatkan adalah: Curriculum Vitae yang lebih meyakinkan, dan meningkatnya keterampilan berkomunikasi (yang membuat mereka lebih siap untuk traveling dan berkarir di luar negeri). Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa belajar bahasa asing dapat menguatkan otak dan melindungi seseorang dari demensia di masa tua.

Sebagai orangtua, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak Anda menguasai bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya dengan lebih cepat. Berikut adalah 5 hal yang bisa Anda lakukan:

  1. Berbicara dalam bahasa target

Jika Anda sudah berbicara dalam dua bahasa atau multibahasa, segeralah berbicara dalam bahasa-bahasa yang Anda kuasai tersebut kepada anak Anda. Eksposur yang terus-menerus akan membantu memperkenalkan konsep multibahasa sejak dini kepada anak-anak dalam cara yang sangat alamiah.   

Selain itu, sekalipun pembelajaran dengan cara ini terjadi secara pasif, sedikit-sedikit pembelajaran aktif akan terjadi dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu, dan hal ini bisa berdampak baik bagi pembelajaran bahasa mereka di masa depan. 

Cobalah memasukkan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya dalam keseharian Anda bersama anak Anda, misalnya dengan melakukan latihan kosakata yang menyenangkan menggunakan flashcard atau menggunakan aplikasi pembelajaran bahasa. Bermain games dalam bahasa target merupakan teknik yang telah teruji mampu membangun keterampilan berbahasa anak-anak sekaligus memberi kesempatan kepada mereka untuk bersenang-senang.

  1. Bantu mereka membuat jadwal

Dengan anak yang berusia lebih besar, latihan yang terjadwal sangatlah baik karena hal tersebut dapat membantu mereka untuk mengembangkan kebiasaan belajar yang baik.  

Jika Anda bisa menjadwalkan kurang lebih satu jam setiap harinya, tentu saja bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang sedang mereka pelajari akan jauh lebih cepat diserap dibanding jika mereka hanya terkoneksi dengan bahasa tersebut sekali atau dua kali dalam seminggu.

Untuk anak dengan usia yang lebih muda, buatlah aktivitas yang menyenangkan dan tidak memakan waktu lama (3-10 menit). Namun jika anak Anda menikmati waktu untuk belajar sendiri, biarkan mereka mengontrol sendiri waktu aktivitasnya.      

  1. Limpahi mereka dengan buku dalam bahasa target

Buku anak-anak dipenuhi dengan kosakata yang sederhana namun bervariasi, dan ditulis dalam struktur kalimat yang sederhana. Dengan kata lain, buku anak-anak menawarkan fondasi yang sangat baik untuk pembelajaran bahasa. 

Anak-anak yang berusia lebih kecil memiliki kecintaan yang alamiah untuk membaca dan sangat suka ketika orangtuanya membacakan buku untuk mereka. Bacakan cerita dalam bahasa Inggris atau bahasa target yang menggugah imajinasi mereka. Membaca buku dalam bahasa yang tengah mereka pelajari adalah cara yang sangat manjur untuk membuat kemajuan setiap harinya.

  1. Temukan acara TV untuk anak-anak

Jadikan screen time (baik menonton TV atau bermain gawai) sebagai saluran lain untuk mengekspos anak pada bahasa target, pastinya ini adalah hal yang mudah sekali. 

Jika Anda adalah orangtua dari anak yang usianya lebih kecil dan kebetulan berlangganan Netflix, coba tetap gunakan bahasa asli dari acara favorit mereka. Misalnya jika anak Anda sedang belajar bahasa Inggris, tetaplah gunakan audio setting bahasa Inggris, alih-alih menggantinya menjadi bahasa Indonesia. Anak-anak yang sudah terekspos pada bahasa Inggris tidak akan merasa kesulitan untuk mengikuti acara favorit mereka tersebut. Mereka cenderung lebih sabar dan terbuka dibandingkan orang dewasa ketika menghadapi ‘ketidaknyamanan’ seperti itu.

  1. Lakukan aktivitas yang konkrit dan ajarkan kosakata baru

Anak-anak adalah pemikir konkrit. Mereka tidak bisa menggunakan bahasa untuk berbicara tentang bahasa. Mereka harus merasa, mendengar, mencium, menyentuh, dan mencicipi. Ini artinya melakukan kegiatan yang melibatkan indera mereka, seperti bermain games, atau bersama-sama membuat kue kesukaan mereka misalnya.

Mungkin di masa pandemi ini mengajak anak keluar rumah bukan hal yang bijaksana, tapi dalam kondisi normal, keluar rumah sambil mengajarkan kosakata baru kepada anak adalah cara yang menyenangkan. Anda bisa mengajarkan kosakata terkait gerakan-gerakan, atau kosakata terkait alam sekitar. Terkadang pemandangan baru dan udara segar adalah yang dibutuhkan anak-anak untuk tetap semangat belajar. 

Di saat aktivitas kita terbatas hanya di dalam rumah saja, alat bantu yang bisa mereka pegang, rasakan, dan gerakkan, sebaiknya digunakan dengan maksimal. Misalnya, ketika mengajarkan kata depan (seperti in front of, behind, on, under, dan sebagainya), Anda dapat menggunakan sebuah kotak dan boneka lalu meminta anak untuk menggerakkan benda-benda tersebut untuk mengilustrasikan kata depan yang sedang dipelajari. Menarik, bukan?

Anak-anak memiliki rentang perhatian yang jauh lebih pendek dibandingkan orang dewasa, oleh sebab itu penting untuk memastikan bahwa mereka (selama harus di rumah di masa pandemi ini) dapat belajar bahasa Inggris dengan cara yang bervariasi dan menyenangkan.     

Setelah membaca 5 tips di atas, beberapa pertanyaan mungkin muncul di benak Anda.

  • Apakah anak akan bingung jika orangtuanya berbicara dalam lebih dari satu bahasa?

Jawabannya adalah tidak. Tidak ada riset yang membuktikan hal tersebut. 

  • Apakah saya bisa mendukung anak saya jika saya tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik?

Tentu saja! Sekalipun Anda tidak mahir berbahasa Inggris, Anda tetap bisa mengekspos anak terhadap bahasa Inggris melalui acara TV, lagu, atau buku-buku cerita dalam bahasa Inggris. Anda dapat pula mengkursuskan anak Anda di lembaga bahasa yang mengerti (dan menerapkan) teknik pengajaran yang sesuai untuk anak-anak. Di tempat kursus bahasa Inggris yang baik, anak Anda tidak hanya mendapatkan eksposur bahasa Inggris yang baik tetapi juga kesempatan untuk berlatih dengan guru dan teman sebaya. Dukungan lain yang juga dapat Anda berikan sebagai orangtua adalah pemberian motivasi dalam bentuk pujian. Akan lebih mudah bagi anak-anak untuk belajar ketika mereka mendapat dorongan di rumah. Anda juga bisa belajar bahasa Inggris bersama-sama. Jika Anda menunjukkan antusiasme dalam mempelajari bahasa tersebut, mereka juga akan merasakan hal yang sama.  

  • Apakah anak akan meniru ketidakakuratan pelafalan bahasa Inggris orangtuanya?

Jawabannya adalah tidak. Anak-anak bisa mendengar perbedaan-perbedaan dalam pelafalan, dan aksen mereka dipengaruhi oleh banyak hal: guru, teman sebaya, karakter dalam film, dan lain-lain. Aksen anak-anak bisa mudah berubah ketika mereka tumbuh besar.

  • Bagaimana membangun kepercayaan diri anak yang tengah mempelajari bahasa Inggris?

Anak-anak terkadang merasa takut membuat kesalahan di depan teman-teman sekelasnya. Mereka seringkali merasa lebih nyaman mencoba hal-hal bersama orangtuanya. Pujilah mereka untuk menciptakan perasaan berhasil.

  • Seberapa jauh orangtua sebaiknya terlibat dalam pembelajaran bahasa Inggris anak mereka?

Ada perbedaan antara memberi instruksi dan mendidik. Memberi instruksi adalah memberi tahu seorang anak apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Sementara mendidik adalah memandu seorang anak untuk mencapai sepenuh-penuhnya potensi seraya membiarkan mereka berkembang menjadi lebih mandiri. Di sinilah orangtua memainkan peran yang vital dalam membangun keterampilan belajar.   

Tip: Jika anak Anda mengalami kesulitan, janganlah buru-buru datang memberikan solusi. Terkadang seorang anak hanya butuh beberapa saat lebih lama untuk menyelesaikan masalah. Jika mereka masih belum berhasil menyelesaikan masalah, diskusikan bagaimana mereka bisa mencari tahu lebih banyak. Misalnya, jika anak Anda berusia lebih besar, mereka bisa menggunakan kamus, daftar istilah, atau melakukan riset kecil di internet.

  • Hadiah apa yang paling efektif untuk anak yang sedang mempelajari bahasa Inggris?

Sangatlah penting untuk memuji usaha anak, bukan sekedar hasilnya atau inteligensinya. Hal ini berarti memuji anak Anda ketika mereka lanjut terus sekalipun menghadapi hal yang berat, atau saat mereka menemukan cara sendiri dalam menyelesaikan masalah. Riset menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima pujian atau hadiah karena hal-hal di atas, lebih banyak membuat kemajuan dalam studinya.  

Guru biasanya tidak bisa menawarkan hadiah selain pujian. Namun orangtua memiliki banyak opsi, dan hadiahnya tidak selalu harus yang berbiaya. Misalnya Anda bisa mencoba:

    • Hadiah aktivitas: anak Anda berhak mendapatkan ekstra waktu bebas untuk melakukan aktivitas favoritnya.
    • Hadiah sosial: anak Anda berhak mendapatkan ekstra waktu untuk bermain bersama temannya.
    • Mintalah anak Anda untuk memikirkan hadiah yang pantas dia dapatkan untuk usahanya tersebut. Mereka pasti akan sangat senang.

Pada akhirnya, walaupun anak-anak memiliki kapasitas untuk belajar bahasa dengan lebih cepat, kita tidak bisa begitu saja menganggap sepele prosesnya.

Jika Anda sebagai orangtua ingin anak Anda bisa lebih optimal lagi dalam belajar bahasa Inggris, mencari bantuan kepada pihak yang lebih profesional adalah langkah yang baik, terutama jika Anda sendiri tidak memiliki keterampilan berbahasa Inggris yang baik. 

Carilah lembaga bahasa yang memberikan kesempatan kepada putra putri Anda untuk mengeksplorasi dunia mereka dengan cara yang menyenangkan dalam lingkungan yang berbahasa Inggris.

Menguasai Bahasa Inggris tidak bisa dilakukan dalam waktu semalam saja, jadi hal ini memang tidak mudah. Tetapi bila Anda mengajari anak Anda berbahasa Inggris, atau memberi mereka kesempatan belajar di institusi yang berkualitas, Anda telah memberi mereka hadiah yang akan bertahan seumur hidup mereka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to a friend